Arsip Berita

Koordinasi dan Pemantauan Layanan oleh Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin di Pengadilan Agama Batulicin Kelas IB

Koordinasi dan Pemantauan Layanan oleh Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin di Pengadilan Agama Batulicin Kelas IB

pemantauan 1

Batulicin, 29 April 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan optimalisasi kinerja satuan kerja, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banjarmasin melaksanakan kegiatan koordinasi dan pemantauan layanan di Pengadilan Agama Batulicin Kelas IB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PTA Banjarmasin, Drs. Mazharuddin, M.H., yang didampingi oleh Sekretaris PTA Banjarmasin, Dr. Abdul Mutalip, S.Ag., S.H., serta tim yang terdiri dari Sholikhah, S.E. dan Wahyu Arum Juwita Sari, A.Md. Kehadiran tim pembina ini disambut oleh jajaran pimpinan dan pegawai Pengadilan Agama Batulicin dengan penuh antusias sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan kinerja.

 pemantauan 2

Dalam arahannya, Wakil Ketua PTA Banjarmasin menekankan pentingnya implementasi 5 program prioritas Badan Peradilan Agama (Badilag) di setiap satuan kerja. Program-program tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas layanan peradilan, khususnya dalam hal digitalisasi layanan, peningkatan integritas aparatur, percepatan penyelesaian perkara, serta penguatan pelayanan berbasis teknologi informasi. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program prioritas tersebut sangat bergantung pada komitmen dan sinergi seluruh aparatur peradilan.

 pemantauan 3

Sementara itu, Sekretaris PTA Banjarmasin, Dr. Abdul Mutalip, S.Ag., S.H., dalam penyampaiannya menyoroti tiga aspek penting yang menjadi kunci dalam peningkatan layanan di Pengadilan Agama Batulicin. Pertama, terkait sarana dan prasarana layanan, beliau menekankan pentingnya penyediaan fasilitas yang memadai, nyaman, dan ramah bagi para pencari keadilan. Kedua, mengenai sumber daya manusia (SDM), beliau menggarisbawahi perlunya peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta etos kerja seluruh pegawai agar mampu memberikan pelayanan terbaik. Ketiga, terkait pengelolaan anggaran satuan kerja, beliau mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna mendukung kelancaran operasional dan peningkatan layanan.

Melalui kegiatan koordinasi dan pemantauan ini, diharapkan Pengadilan Agama Batulicin Kelas IB dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mampu mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung melalui Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen PTA Banjarmasin dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap satuan kerja di wilayah hukumnya, sehingga tercipta peradilan agama yang modern, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima.

 pemantauan 4