Arsip Berita
Damai untuk Masa Depan Anak: Mediasi di Pengadilan Agama Batulicin Berhasil Sebagian
Damai untuk Masa Depan Anak: Mediasi di Pengadilan Agama Batulicin Berhasil Sebagian

Batulicin, 5 Agustus 2026 – Upaya mediasi dalam perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Batulicin berhasil mencapai kesepakatan perdamaian sebagian. Kesepakatan tersebut dicapai dalam proses mediasi yang berlangsung pada Rabu (5/8/2026) di ruang mediasi Pengadilan Agama Batulicin dengan mediator Latifatul Khotimah, S.H..
Keberhasilan mediasi ini menunjukkan komitmen para pihak untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan sebagian persoalan yang timbul akibat sengketa rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan anak.
Dalam kesepakatan tersebut, para pihak menyetujui pengaturan hak asuh anak. Anak pertama disepakati berada dalam pengasuhan ayah, sedangkan anak kedua dan ketiga berada dalam pengasuhan ibu. Selain itu, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk tetap memberikan akses kepada masing-masing orang tua untuk bertemu dan menjalin hubungan dengan anak-anaknya dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Tidak hanya itu, tergugat juga menyatakan kesediaannya memberikan nafkah kepada dua anak yang berada dalam pengasuhan penggugat setiap bulan, dengan kenaikan 10 persen setiap tahun hingga anak berusia 21 tahun, mandiri, atau menikah. Nafkah tersebut diberikan di luar biaya pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, terhadap tuntutan atau objek sengketa yang belum mencapai kesepakatan, para pihak sepakat menyerahkannya kepada Majelis Hakim Pengadilan Agama Batulicin untuk diperiksa dan diputus sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Para pihak juga memohon agar kesepakatan perdamaian sebagian tersebut dimuat dalam pertimbangan dan amar putusan.
Keberhasilan mediasi sebagian ini menjadi salah satu bentuk implementasi penyelesaian sengketa secara damai di lingkungan peradilan agama. Melalui mediasi, para pihak diberikan kesempatan untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan, terutama dalam perkara keluarga yang menyangkut masa depan dan kepentingan terbaik bagi anak.
